IDENTIFIKASI AKAR PENYEBAB RISIKO OPERASIONAL TENAGA KERJA PADA UMKM BATIK VIRDES DI BANYUWANGI

  • Reza Triyuni Widiastuti Politeknik Negeri Banyuwangi
  • Alfian Hadi Nurrohman Politeknik Negeri Banyuwangi
  • Nadia Dwi Rahmawati Politeknik Negeri Banyuwangi
  • Sri Wulandari Politeknik Negeri Banyuwangi
  • Jemi Cahya Adi Wijaya Politeknik Negeri Banyuwangi
Kata Kunci: UMKM batik, pemberdayaan masyarakat, risiko operasional

Abstrak

Batik Virdes adalah sebuah usaha kecil dan menengah yang terletak di Desa Tampo, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi. Batik Virdes berdiri sejak tahun 1998 yang menawarkan berbagai produk batik. Produk yang tersedia bervasiasi mulai dari kain dalam ukuran meteran hingga barang jadi seperti pakaian dan udeng batik dengan motif khas dari Batik Virdes sendiri. UMKM Batik Virdes juga memproduksi berbagai tipe batik termasuk batik cap, stamp, dan batik tulis. Selain menghasilkan produk yang bermanfaat, UMKM Batik Virdes juga menyediakan pemberdayaan dalam menjaga kestabilan usaha, namun pemberdayaan juga seringkali menghadapi kendala yang berkaitan dengan operasi karena mereka juga menggunakan sistem pemberdayaan masyarakat dalam merekrut tenaga kerja. Penelitian ini berfokus pada identifikasi akar penyebab risiko operasional tenaga kerja di UMKM Batik Virdes. Teknik yang digunakan merupakan pendekatan deskriptif yang dilakukan melalui wawancara dan pengamatan langsung di lokasi usaha melalui penyusunan tabel klasifikasi risiko dan visualisasi menggunakan diagram fishbone. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pemberdayaan masyarakat dalam pemilihan pegawai di Batik Virdes merupakan cara yang strategis karena mampu mengefisiensi biaya dan memberikan gambaran keterampilan dasar, serta menunjukkan identifikasi akar penyebab risiko operasional. Dengan hasil identifikasi akar penyebab risiko yang ada, diharapkan owner mampu melakukan mitigasi untuk menangani risiko untuk mendukung keberlangsungan usaha.

Referensi

Ishikawa, K. (1968). Guide to quality control. Asian Productivity Organization.

Maryani, D., & Nainggolan, R. R. E. (2019). Pemberdayaan masyarakat. CV Budi Utama.

Muljadi, A. J. (2009). Kepariwisataan dan perjalanan. RajaGrafindo Persada.

Muslich, M. (2007). Manajemen risiko operasional. Bumi Aksara.

Wasistiono, S. (1998). Manajemen pemerintahan daerah (Edisi revisi). Fokusmedia.

Werther, W. B., & Davis, K. (1996). Human resource management (5th ed.). McGraw-Hill.

Diterbitkan
2025-11-21
Bagian
Articles