Analisis Daya Tarik Wisata Air Melalui Pendekatan Supply Demand: Studi Di Sendang Bulus Bungkal Ponorogo
-
Abstrak
Di wilayah Ponorogo, Sendang Bulus merupakan salah satu tempat wisata air yang cukup terkenal. Sebagai bagian dari upaya konservasi, Sendang Bulus pertama kali diaplikasikan pada ternak bulus (Amyda cartilaginea). Keberadaan wisata air Sendang Bulus dapat menjadi kontribusi bagi pelestarian bulus sekaligus sebagai daya tarik wisata yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan, seperti pengamatan bulus, memancing, edukasi ekowisata, wisata budaya, dan fotografi. Dengan menggunakan strategi penawaran (supply) dan permintaan (demand), penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya tarik wisata air Sendang Bulus di Desa Pager, Bungkal, Kabupaten Ponorogo. Analisis penawaran didasarkan pada hasil kuesioner dan observasi terhadap sumber daya yang berpotensi menjadi daya tarik wisata, sedangkan analisis permintaan dilakukan dengan mengkaji hasil studi pustaka dan persepsi pengunjung melalui media sosial. Hasil dari penelitian mengungkapkan bahwa terdapat ketidaksesuaian antara penawaran dan permintaan pada beberapa atraksi wisata dan sarana/prasarana pendukung di Sendang Bulus disebabkan oleh kemunculan bulus tergolong sedikit, buruknya kondisi jalan menuju ke objek wisata, dan wahana permainan yang kurang terawat.
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-nc4.footer##Penulis yang naskahnya diterbitkan menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Hak publikasi atas semua materi naskah jurnal yang diterbitkan/dipublikasikan dalam situs JKTP ini dipegang oleh dewan redaksi dengan sepengetahuan penulis (hak cipta tetap milik penulis).
- Ketentuan legal formal untuk akses artikel digital jurnal elektronik ini tunduk pada ketentuan lisensi CC Attribution-Non-Commercial 4.0 yang berarti JKTP berhak menyimpan, mengalih media/format, mengelola dalam bentuk pangkalan data (database), merawat, dan mempublikasikan artikel tanpa meminta izin dari penulis selama tetap mencantumkan nama penulis sebagai pemilik hak cipta.
- Naskah yang diterbitkan/dipublikasikan secara cetak dan elektronik bersifat open accessuntuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Selain tujuan tersebut, dewan redaksi tidak bertanggung jawab atas pelanggaran terhadap hukum hak cipta.


.png)









